STRATEGI PENYELESAIAN KREDIT BERMASALAH PADA PD. BPR BANK PURWOREJO


No. Klasifikasi : 807
Pengarang : HESTI RESPATININGSIH, SE, M.Par DEWI SHANTI N, SE, MM, M.Par
Penerbit : Perpustakaan STIE RAJAWALI
Tahun Terbit : 2011

ABSTRAK


Perbankan adalah salah satu sumber dana bagi masyarakat perorangan atau badan usaha untuk memenuhi kebutuhan akan dana. Perbankan dalam memberi kreditnya akan sangat berhati-hati dan melalui analisis yang mendalam. Namun dalam pemberian kredit tersebut adakalanya kredit yang diberikan pada debitor tidak dapat kembali tepat pada waktunya. Kondisi ini dinamakan kredit bermasalah. Kredit bermasalah tersebut akan mengganggu kinerja bank, sehingga untuk itu kredit bermasalah harus diselesaikan dengan penyelesaian melalui analisa SWOT.

Penelitian ini membahas tiga permasalahan yaitu bagaimana kondisi kualitas kredit di PD.BPR Bank Purworejo, bagaimana analisa SWOT untuk kredit bermasalah di PD. BPR Bank Purworejo, dan bagaimana strategi penyelesaian kredit bermasalah di PD. BPR Bank Purworejo.

Penelitian ini menggunakan metode analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan. Untuk pembahasan lebih lanjut penelitian ini menggunakan analisis SWOT,

Dari hasil penelitian dianalisis bahwa proses penyelesaian dengan adalah Strategi strength-opportunity meliputi: mengembangkan program kredit jangka panjang untuk investasi bagi nasabah, program kredit fasilitas untuk PNS, TNI, dan Polri, pendekatan kepada calon nasabah dan nasabah lama, serta jemput bola untuk upaya promosi. Strategi weakness-opportunity meliputi: melakukan program pengawasan kredit secara rutin, melaksanakan prinsip kehati-hatian, mengembangkan program bunga lunak bagi usaha produktif, meminimalisir campur tangan pemilik yang tidak sesuai prosedur, menerapkan sistem analisis kelayakan usaha nasabah, dan mengembangkan target pencairan dengan kondisi calon nasabah. Startegi strength-treath meliputi: menjadi sponsor dalam kegiatan dalam rangka promosi kredit, memaksilmalkan pelayanan kredit di tempat, proses pencairan cepat, dan memberikan bunga murah. Strategi weakness – treath meliputi: rescheduling, reconditioning, restructuring, penjualan jaminan, dan penyerahan tagihan piutang kepada PUPN.

Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan tentang berbagai hambatan yang dihadapi oleh dunia perbankan dalam melakukan upaya penanganan kredit bermasalah, maka saran yang penulis sampaikan adalah dengan memaksimalkan kerja sama petugas (tim) dalam menangani kredit bermasalah, melakukan evaluasi hasil penanganan kredit  bermasalah secara rutin, dan mempertahankan kinerja dan kerjasama antar bagian.

 

Kata kunci: kredit bermasalah, strength, weakness, opportuniy, treath, rescheduling, reconditioning, restructuring

Bantuan Online

Agenda & Event Index »